Blog

Siswi PKBM Generasi Juara mengikuti Bebras Computational Thinking Challenge 2018 dan menjadi peserta yang termuda dan terimut.

Bebras pertama kali digelar di Lithuania, merupakan aktivitas ekstra kurikuler yang mengedukasi kemampuan problem solving dalam informatika dengan jumlah peserta terbanyak di dunia. Siswa peserta akan mengikuti kompetisi bebras di bawah supervisi guru, yang dapat mengintegrasikan tantangan tersebut dalam aktivitas mengajar guru. Kompetisi ini dilakukan setiap tahun secara online melalui komputer.

http://bebras.or.id/v3/bebras-challenge-2018/

Dalam kegiatan ini  siswi yang bernama Noura Tsabita, kelas 1 Batch 7, yang merupakan siswi PKBM Generasi Juara sangat antusias untuk mendaftarkan menjadi peserta  yang merupakan peserta terkecil dan terimut dari para peserta lain.

Rabu (14/11/18), Noura Tsabita, kelas 1 Batch 7, sedang mengikuti simulasi persiapan untuk tantangan Kamis, 15 November 2018.

Keberananian dan kepercayaan diri dari Noura sudah terlihat dan dirasakan oleh kami pada saat kegiatan belajar di kelas dan ditunjukan Noura pada saat membacakan sari tilawah dalam  kegiatan Seminar Nasional PKBM Generasi Juara.

Apa itu Berpikir Komputasional ?

Berpikir komputasional (Computational Thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Tantangan bebras menyajikan soal-soal yang mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan kritis dalam menyelesaikan persoalan dengan menerapkan konsep-konsep berpikir komputasional.

BEBRAS INDONESIA CHALLENGE – 2018

Tantangan Berpikir Komputasional (Computational Thinking Challenge).

Diadakan untuk tiga kategori :

Waktu Pelaksanaan  :

Tanggal: 15 November 2018

  • 07.30 – 09.30 WIB – Kategori Siaga (SD) dan Penggalang (SMP)
  • 09.30 – 11.30 WIB – Kategori Penegak (SMA)

Tantangan dilaksanakan di lokasi perguruan tinggi Bebras Biro, sekolah-sekolah, atau lokasi lain yang ditunjuk oleh Bebras Biro.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *