ArtikelBerita

Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia melalui Framework PISA 2021

Bahwasanya Ujian nasional sudah resmi ditiadakan, karenanya pemerintah sudah/sedang merumuskan model baru untuk melakukan assessment terhadap hasil proses pendidikan/pembelajaran.

Salah satu item yang menjadi patokan adalah standard PISA.
PISA adalah : Programme for International Student Assessment.
Salah satu layanannya adalah melakukan test, dimana hasilnya menjadi suatu parameter pengukuran terhadap suatu proses pendidikan terhadap siswa.


The main features of PISA are as follows:

1. PISA is a system-level assessment, representing a commitment by governments to monitor the outcomes of education systems.

2. PISA is policy-oriented, linking data on students’ learning outcomes with data on key factors that shape learning in and out of school.

3. PISA is carried out regularly, enabling countries to monitor their progress in meeting key learning objectives.

4. PISA assesses both subject matter knowledge, on the one hand, and the capacity of individuals to apply that knowledge creatively, including in unfamiliar contexts, on the other.

5. PISA focuses on knowledge and skills towards the end of compulsory schooling. In most countries, the end of compulsory education is around the age of 15, where students are supposed to have mastered the basic skills and knowledge to continue on to higher education or in the workforce.

6. PISA is designed to provide comparable data across a wide range of countries. Considerable efforts are devoted to achieving cultural and linguistic breadth and balance in assessment materials.

7. PISA is a collaborative effort involving multiple parties.

PISA sudah meluncurkan kerangka kerja untuk tahun 2021 (PISA Framework 2021).

Adapun item yang menjadi proses penilaiannya adalah :

  1. Berfikir Kritis
  2. Literasi Finansial
  3. ICT
  4. Matematika
  5. Quesioner.

Sebuah catatan untuk Framework ICT :

The Feasibility Study for the PISA ICT Literacy Assessment defines ICT literacy
as “the interest, attitude, and ability of individuals to appropriately use digital technology and communication tools to access, manage, integrate, and evaluate information, construct new knowledge, and communicate with others in order to participate effectively in society” (Lennon et al., 200
3).

Untuk itu mari kita bersama meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia mengikuti standar PISA ini, bersama PKBM Generasi Juara.

PKBM Generasi Juara selalu mendorong peningkatan literasi ICT pada warga belajarnya. Sebagaimana kutipan diatas, menggunakan teknologi digital dan komunikasi untuk alat bantu mengakses, mengelola, menyatukan dan mengevaluasi informasi, membentuk pengetahuan baru, dan komunikasi dengan yang lain dengan tujuan untuk berpartisipasi secara efektif pada masyarakat.

Sejak didirikan PKBM Generasi Juara adalah PKBM Online, yang sudah tentu sarat dengan pemanfaatan ICT dalam proses belajar mengajarnya.

sumber : http://www.oecd.org/pisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *