FAQ Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C

  1. Minimal masuk usia berapa?
    👉 Usia 6,5 tahun.
    👉 Di bawah usia 6,5th dibolehkan asal membawa surat keterangan dari psikiater/psikolog atau dewan guru TK/PAUD yg menyatakan bahwa ananda bisa melanjutkan ke jenjang sebelumnya lengkap dengan bukti rapor dan ijasah dari TK/PAUD sebelumnya yg telah memiliki ijin resmi dari Dinas Kota/Kabupaten dimana data ananda tercatat sebagai siswa di Dapodik.
  2. Belajarnya bagaimana?
    👉 Belajarnya menggunakan applikasi Electa Live 8 dapat diunduh di appstore android, IOs store, atau langsung via komputer/laptop, akan diberikan tutorialnya saat simulasi/trial. Aplikasinya gratis.
  3. Appsnya berat tidak?
    👉 Lebih ringan dari FB apalagi IG, WA, Line, Telegram dan Zoom. Hemat penyimpanan di memory untuk rekaman dan kuota internet.
  4. Berapa kali seminggu belajarnya?
    👉 Alokasi pemberian materi untuk layanan kelas Reguler dalam satu semester untuk Paket A kelas 1-3 sebanyak 17x pertemuan, kelas 4-5 sebanyak 8x per modul, Paket B kelas 7-8 sebanyak 9x per modul, Paket C kelas 10-11 sebanyak 10x per modul. Paket A kelas 4-6 hingga Paket C menggunakan Sistem Modular dengan pembagian modul sebagai berikut semester 1 ada 3 modul dan semester 2 ada 2 modul. Ditambah materi keterampilan wajib yakni SBK, PJOK, TIK dan muatan local dengan pemberian tugas (kecuali kelas 1-3 terintegrasi dengan mata pelajaran lain dengan tematik) serta materi pemberdayaan yakni Riset dan Tahsin masing-masing sebanyak 2x pertemuan dan keterampilan khusus yang merupakan mata pelajaran ciri khas yakni percakapan Bahasa Inggris, Arab dan Mandarin masing-masing sebanyak 1x pertemuan.

👉 Adapun kelas akhir yakni kelas 6 maka alokasi sebanyak 18x, kelas 9 sebanyak 21x dan kelas 12 sebanyak 24x sudah termasuk materi pemantapan dan pemberian Try Out ditambah pemberian tugas untuk penilaian praktek mata pelajaran SBK, PJOK, TIK dan muatan local.

👉 Pemberian materi tatap muka live interaktif lewat aplikasi Electa untuk layanan kelas Reguler diberikan dalam minggu ke-3 tiap awal modul setelah pelaksanaan KBM Mandiri. Untuk Layanan Kelas HS Tunggal, ada pertemuan tatap muka live interaktif lewat aplikasi Electa untuk materi pemberdayaan yakni Riset dan Tahsin masing-masing sebanyak 2x pertemuan dan keterampilan khusus yang merupakan mata pelajaran ciri khas yakni percakapan Bahasa Inggris, Arab dan Mandarin masing-masing sebanyak 1x pertemuan.

  1. Tugasnya bagaimana?
    👉 Setelah KBM online, akan ada tugas, tugas diupload ke assignment melalui akses di Electa/LMS Moddle lewat akun dan password yang dikirim ke alamat e-mail saat mendaftar di web ppdb.
  2. Kalau sedang tidak bisa online bagaimana?
    👉 Tetap bisa mengikuti kelasnya dengan membuka rekaman dan mengerjakan tugas yang diakses melalui Aplikasi Electa.
  3. Ada kegiatan offlinenya tidak untuk sosialisasi?
    👉 Ada insya Allah, untuk sementara diadakan di wilayah JaBoDeTaBek, jadi selain online bisa ketemuan sama teman2. Saat ini ada beberapa klub antara lain klub panahan, desain, robot dan menyusul klub lainnya.

👉 Bagi yang tinggal di luar kota atau luar negeri akan diberikan kebijakan tersendiri. Biaya playdate mulai dari Rp 30.000 per kegiatan tergantung bentuk kegiatan dan diadakan 1-2x sebulan. Tempat playdate dapat berganti setiap pelaksanaan.

  1. Ijazah dan ujiannya bagaimana?
    👉 Ujian akhir dengan Ujian Sekolah Akhir dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Kesetaraan). Tahun 2020 dihapus dan diganti dengan Asessment di kelas Tengah.

👉 Ijazah mendapatkan ijazah Paket Kesetaraan, dapat NISN juga bagi yang belum, Rapor resmi dari Kemendikbud.

  1. Biayanya berapa?
    👉 Pendaftaran : Rp 200.000,-

Kelas Reguler :
👉 SPP Paket A (setara SD) : Pilihan 1 : Rp 2.100.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 1.900.000/semester.
👉 SPP Paket A (setara SD) kelas 6 : Pilihan 1 : Rp 600.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 500.000/bulan.
(semester 1).

👉 SPP Paket B (setara SMP) : Pilihan 1 : Rp 3.000.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 2.800.000/semester.
👉 SPP Paket B (setara SMP) kelas 9 : Pilihan 1 : Rp 850.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 750.000/bulan.
(semester 1).

👉 SPP Paket C (setara SMA) : Pilihan 1 : Rp 3.600.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 3.500.000/semester.
👉 SPP Paket C (setara SMA) kelas 12 : Pilihan 1 : Rp 1.000.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 850.000/bulan.
(semester 1).

Kelas HS Tunggal/Mandiri
👉 SPP Paket A (setara SD) : Pilihan 1 : Rp 1.200.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 1.000.000/semester.
👉 SPP Paket A (setara SD) kelas 6 : Pilihan 1 : Rp 375.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 290.000/bulan.
(semester 1).

👉 SPP Paket B (setara SMP) : Pilihan 1 : Rp 1.350.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 1.200.000/semester.
👉 SPP Paket B (setara SMP) kelas 9 : Pilihan 1 : Rp 400.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 350.000/bulan.
(semester 1).

👉 SPP Paket C (setara SMA) : Pilihan 1 : Rp 1.500.000/semester ; Pilihan 2 : Rp 1.400.000/semester.
👉 SPP Paket C (setara SMA) kelas 12 : Pilihan 1 : Rp 450.000/bulan ; Pilihan 2 : Rp 400.000/bulan.
(semester 1).

SPP Kelas Akhir yakni kelas 6, 9 dan 12 semester 2 :
Paket A : Rp 500.000,-/bulan
Paket B : Rp 750.000,-/bulan
Paket C : Rp 850.000,-/bulan

CATATAN :
Khusus kelas Akhir yakni kelas 6, 9 dan 12 :
• SPP Semester 1 (Juli-Desember) : untuk menyelesaikan KBM semester 1 dan 2 sebanyak 5 modul dan remedial akbar, ada layanan kelas HS Tunggal (mandiri) dan layanan kelas Reguler.
• SPP Semester 2 (Januari-Mei) : untuk review materi, pemantapan berupa Tryout dan pembahasan, Ujian Praktek, Ujian Akhir Sekolah dan Legalisir Ijasah, SKHUN dan Rapor sebanyak 5 lembar, belum termasuk biaya ongkir, hanya ada layanan kelas reguler.
• Pembayaran SPP sampai Mei dan dapat dibayarkan tiap bulan.

👉 Pilihan SPP menyesuiakan kemampuan orangtua siswa dikarenakan dampak dari wabah Covid 1, namun tidak ada perbedaan layanan.

👉 SPP khusus kelas akhir yakni kelas 6, 9 dan 12 dapat dibayarkan per bulan dikarenakan biaya SPP ada penambahan dengan adanya system Modular Multigrade yakni 1 bulan semester 1 digunakan untuk KBM semester 1 dan 2. Semester 2 digunakan untuk pemantapan, try out dan Ujian Akhir Sekolah. Biaya semester 2 sudah termasuk biaya ujian, legalisir ijasah dan rapor.

👉 SPP sdh termasuk mapel ketrampilan khusus meliputi Tahsin, Problem Based Learning (riset), percakapan bahasa Arab, Inggris dan Mandarin.

👉 Ujian susulan/remidi Rp 100.000/mapel. Remidi dilakukan jika nilai kurang dari 70.
👉 Tanpa uang gedung, uang pangkal, uang daftar ulang, uang seragam dan uang tahunan.
👉 SPP Modular Multigrade 2x lipat dari SPP HS Tunggal (Mandiri) dan Reguler.
👉 SPP dibayar langsung cash atau per 3 bulan.

  1. Cara daftarnya bagaimana?
    👉 Alurnya sebagai berikut :
  2. Klik link PPDB : http://ppdb.generasijuara.sch.id
  3. Pilih kelas dg klik link yg mau diikuti Kelas Online utk Paket Kesetaraan, TBM utk PAUD atau Kursus.
  4. Isi form dan upload bukti transfer pendaftaran dan pengisian di link tsb.
  5. Ada berapa jenis kelas layanan yang ditawarkan?
    👉 Ada 2 yakni Layanan kelas HS Tunggal yang di masyarakat disebut dengan HS Mandiri dan kelas Reguler.
  6. Apa bedanya Layanan Kelas HS Tunggal/Mandiri dengan Kelas Reguler?
    👉 Layanan Kelas HS Tunggal :
    Siswa belajar mandiri bersama ortu. PKBM menyediakan modul, template kontrak belajar mandiri yang tertuang dalam MOU, ringkasan materi/ppt, kisi-kisi dan tugas serta soal ujian. Siswa upload tugas dan ujian modul secara melalui aplikasi LMS.

👉 Layanan Kelas Reguler :
Siswa ada jadwal KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) scr online lewat aplikasi secara live interaktif seminggu 2x, 1,5jam/pertemuan. Jika tdk bs masuk bs mendengarkan kls lwt rekaman. Tugas dan ujian modul scr online lwt aplikasi LMS.

  1. Kurikulum yang digunakan apa?
    👉 Kurikulum K-13 Pendidikan Kesetaraan untuk kelas 4 ke atas dengan system Modular terdiri dari Pilihan Modular Multigrade dan Unigrade.
  2. Proses pembelajaran bagaimana?
    👉 1 Semester = 6 bulan. Berlaku sistem modular multigrade untuk siswa yang memiliki kelebihan di bidang akademik. Pembelajaran mandiri 80%, tutorial 10%, tatap muka 10% untuk Layanan Kelas Reguler. Pembelajaran 100% mandiri untuk Layanan Kelas HS Tunggal/Mandiri.

👉 Bagi ananda yg siap dan mampu dapat memilih sistem modular yakni menyelesaikan 1 semester kurang dari 6 bulan. Namun tetap Ujian Nasional sesuai dg aturan pemerintah, minimal usia 12th utk Paket A. Ujian Paket B yakni 3 tahun setelah kelulusan dari Paket A, berlaku juga utk Paket C dari kelulusan Paket B.

  1. Apa bedanya Sistem Modular Multigrade dan Unigrade?
    👉 Sistem Modular Multigrade, jika siswa mampu menyelesaikan modul kurang dari 2 bulan dapat langsung lanjut modul berikutnya tanpa menunggu siswa lainnya.

👉 Sistem Modular Unigrade, siswa menyelesaikan modul bersama-sama secara reguler dalam waktu 2 bulan per modul atau 1 semester 6 bulan sebanyak 2-3 modul.

  1. Saya dapat fasilitas apa saja?
    👉 Pembelajaran online via Electa Live 8.
    👉 Perangkat Pembelajaran antara lain Kontrak Belajar, Tugas, Kisi-kisi dan Soal Ujian Modul.
    👉 E-Book modul K13 Pendidikan Kesetaraan berupa pdf.
    👉 Raport resmi dari Kemendikbud dengan nilai sesuai usaha ananda.
    👉 NISN bagi yang belum punya.
    👉 Ijazah Pendidikan Kesetaraan.
    👉 Materi pemberdayaan, ketrampilan dan portofolio menyesuaikan dengan minat bakat ananda.
  2. Daftarnya kapan?
    👉 Kapan saja, namun bila mendaftar saat KBM sudah berlangsung, maka risikonya ada beberapa KBM yang tertinggal dan hanya dapat diikuti melalui rekaman saja jika memilih Layanan Kelas Reguler.

👉 Ujian Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA) dapat dilakukan setelah 3 tahun kelulusan.
👉 Paket C ada jurusan IPA, IPS dan Bahasa.
👉 Pemantapan dan tryout untuk siswa yg mau UN, pelaksanaan mulai Februari hingga April.

  1. Bolehkah utk ABK?
    👉 Boleh, asal dengan pendampingan jika memilih Online. Ada kelas Inklusi Offline dengan hadir ke kantor PKBM di Depok atau Cabang Semarang.
  2. Bagaimanakah dengan Ujian Semester nya?
    👉 Dilakukan secara online bisa dengan gadget atau laptop/personal computer yg telah diatur dan dibatasi waktu pengerjaannya oleh sistem sehingga ananda tdk memiliki kesempatan mencontek. (pelaksanaan didesain melalui system yang dibatasi oleh waktu).

👉 Sejak Tahun Ajaran 2019/2020 menggunakan Ujian Modul dengan ketentuan Semester 1 sebanyak 3 modul dan Semester 2 sebanyak 2 modul.

  1. Bagaimanakah dengan Ujian Nasionalnya?
    👉 UNBK (Ujian Nasional Berbasis Kesetaraan) dilakukan mandiri oleh PKBM Generasi Juara karena telah TERAKREDITASI, siswa yg berada di Jabodetabek WAJIB datang saat ujian untuk melakukan ujian berbasis komputer. Sedangkan siswa di luar Jabodetabek datang ke PKBM terdekat dg tempat tinggalnya. Insya Allah utk PKBM tempat ujian akan dibantu oleh PKBM Generasi Juara. Ujian akan dilaksanakan antara bulan Maret hingga Mei.

👉 Ujian Nasional tidak dapat dilakukan secara online melalui video call tanpa siswa hadir ke tempat ujian karena siswa harus tanda tangan berita acara dan daftar hadir dan tidak dapat diwakilkan.

👉 Mulai 2020 Ujian Nasional ditiadakan karena wabah Covid 2019, sedangkan 2021 diganti dengan Asessment mengacu standar internasional, PISA (menunggu Aturan lebih lanjut dari Kemendikbud).

  1. Biaya USBN dan UNBK berapa?
    👉 Tidak ada biaya ujian, sudah termasuk biaya SPP terakhir di semester 2 kelas akhir. Pembayaran SPP kelas akhir hanya sampai bulan Mei. Perincian biaya SPP ada di penjelasan no. 9.
  2. Mapel apa saja yg diujikan dalam USBN dan UNBK?
    👉 Paket A hanya ada USBN dengan Mapel Bahasa Indonesia, IPS, PKN, Matematika, IPA.
    👉 Paket B dan C melakukan USBN dan UNBK.
    👉 Mapel USBN Paket B ada 7 yakni Matematika, IPS, PKN, IPA, Bahasa Indonesia, Agama dan Bahasa Inggris.
    👉 Mapel USBN Paket C Ipa yakni Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Agama, Sejarah dan PKN.
    👉 Mapel USBN Paket C Jurusan IPS yakni Matematika, PKN, Sejarah, Sosiologi, Geografi, Agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi.

👉👉 Soal mapel di atas bentuk uraian sebanyak 5 soal dan pilihan ganda sebanyak 30-40 soal.
👉👉 Selain mapel diatas ditambah mapel SBK, TIK sebagai ketrampilan fungsional, PJOK dan muatan lokal dengan soal teori dan praktek dari Satuan Pendidikan.
👉👉 USBN 2019 dilakukan di PKBM masing-masing, wabah Covid 2019 USBN diganti dengan Ujian Sekolah Akhir. (Sumber : Pos UNBK 2019).

👉👉 Soal mapel UNBK Paket B sama seperti di atas hanya tidak ada mapel Agama dan Sejarah. Sedangkan untuk Paket C jurusan IPA memilih 1 mapel jurusan antara lain Biologi, Fisika, Kimia, Matematika IPA. Paket C jurusan IPS memilih 1 mapel jurusan antara lain Sosiologi, Sejarah IPS, Ekonomi dan Geografi (Sumber : Pos UN 2019/2020).

  1. Berapa hari pelaksanaan USBN dan UNBK?
    👉 Pelaksanaan USBN dan UNBK masing-masing selama 2 hari.
  2. Apakah lulusannya dapat melanjutkan ke pendidikan formal?
    👉 Alumni siswa Paket A kami diterima di SMP Negeri dan diterima d pondok pesantren favorit d seluruh Indonesia dan alumni Paket C diterima di Universitas di Malaysia.
  3. Siapa saja yang bisa mendaftar di Program ini?
    👉 Anak usia sekolah, anak putus sekolah (deschooling), homeschooling tunggal, unschooling, pindahan dari sekolah formal.
  4. Apakah saya bisa mendaftar untuk UN Tahun 2021 jika saya daftar di bulan Desember 2020?
    👉 Tidak bisa, untuk mengikuti UN Tahun 2021 paling lambat mendaftar 1 tahun sebelum UN dengan syarat telah memiliki rapor lengkap.
  5. Saya sudah berusia 12 tahun, belum memiliki rapor apakah saya bisa mengikuti UN Tahun 2021?
    👉 Untuk mengikuti UN Tahun 2021 harus memiliki rapor lengkap dari kelas awal dan terdaftar di Dapodik tanpa terputus dari kelas 4 utk Paket A, kelas 7 utk Paket B, kelas 10 utk Paket C. Adapun kelas yang belum ada rapornya dapat mengikuti kelas matrikulasi untuk kelas 1-3 dan referral untuk kelas 4 ke atas agar dapat mendapatkan rapor tanpa rekayasa.
  6. Saya sudah berusia 20 tahun, belum memiliki ijasah sama sekali, kapan saya bisa mengikuti UN untuk mendapatkan Ijasah Paket C?
    👉 Jika sudah memiliki ijasah Paket B maka Ujian Paket C dapat diikuti 3 tahun setelah kelulusan Paket B. Namun jika belum memiliki ijasah Paket B maka dilihat dari ijasah terakhir. Jika ijasah terakhir Paket A maka mengikuti ujian pendidikan keseteraan untuk mendapatkan ijasah Paket B, 3 tahun setelah kelulusan Paket B baru dapat mengikuti ujian untuk mendapatkan ijasah Paket C. Jika kelulusan Paket A/B sdh lebih dari 3 tahun maka dapat mengikuti placement tes yang diatur oleh Pemerintah. Namun jika belum 3 tahun maka melanjutkan dari kelas terakhir yang diikuti.
  7. Apakah bisa pindah ke sekolah Formal di pertengahan kelas?
    👉 Bisa tidaknya tergantung dari kebijakan sekolah formal yang akan menerima. Mengenai SOP kepindahan diatur dalam SOP terpisah.
  8. Kapan pembukaan kelasnya?
    👉 Kelas dimulai setiap Januari dan Juli (kelas dan semester baru).
    👉 Kelas pindahan (bisa masuk setiap bulan, kelas yang tertinggal diikuti lewat rekaman jika memilih Layanan Kelas Reguler).

Hubungi :
Ida : 0878 2562 6969
Desi : 0877 8416 4812
Call center : 08788 2525 896

💖💖PKBM Generasi Juara, PKBM Online Interaktif Pertama yg berijin Kemendikbud Sejak 2016 dan Telah TERAKREDITASI, Solusi TERBAIK putra putri Homeschooling yang TANGGUH.💖💖